Sabtu, 09 Februari 2013

contoh surat kuasa ptun


KANTOR HUKUM
ADVOKAT/PENGACARA & KONSULTAN HUKUM
PROF. DR. Willy Ponco, S.H., M.HUM. & TROL OF LAW
JL. PEPAYA, NO. 109, PKL. KERINCI

SURAT KUASA
No. 321/SK.KHS/PTUN/IXI/2012
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                          : ANGGA
Umur                           : 36 tahun
Pekerjaan                    : wiraswasta
Kewarganegaraan      : Indonesia
Alamat                         : Jl. akasia . no.123 , pkl.kerinci
Selanjutnya disebut PEMBERI KUASA.
Dalam hal ini memilih domisili hukum di kantor kuasanya tersebut di bawah ini, menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa penuh kepada, Prof. Dr.Willy ponco, S.H., M.Hum, Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum “PROF. DR.WILLY PONCO, S.H., M.HUM & TROL OF LAW”, beralamat di Jl. pepaya , No.109, pkl. kerinci, untuk selanjutnya disebut sebagai PENERIMA KUASA.
---------------------------------------------- KHUSUS -------------------------------------------
Untuk dan atas nama pemberi kuasa, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama mengurus kepentingan pemberi kuasa untuk mengurus perkara : “Atas diterbitkannya Surat Keputusan Tata Usaha Negara No. 780/SK/TUN/XII/2011 tertanggal 4 JANUARI 2011, Tentang penolakan penerbitan Sertifikat atas sisa tanah 250 M² atas nama ANGGA oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional PKL.KERINCI”.
 Untuk itu penerima kuasa dikuasakan untuk melakukan perbuatan hukum untuk mengajukan gugatan, menghadap pejabat-pejabat, menghadap maupun mengadiri semua persidangan di Pengadilan, menghadap instansi-instansi, menghadap hakim-hakim, mengajukan dan menandatangani surat-surat, mengajukan segala permohonan, mengajukan segala keterangan yang di perlukan, mengajukan bukti-bukti surat maupun saksi-saksi, mengajukan memori banding atau kontra memori banding, mengajukan memori kasasi atau kontra memori kasasi, mengadakan perdamaian dengan syarat-syarat yang dianggap baik oleh yang diberi kuasa dengan malakukan perbuatan hukum berupa pencabutan gugatan, meminta penetapan-penetapan, izin membaca berita acara perkara, dan segala perbuatan lain yang penting dan berguna sehubungan dengan menjalankan perkara, serta dapat melakukan perbuatan yang umumnya dapat dilakukan oleh penerima kuasa/wakil untuk kepentingan diatas, juga mengajukan Banding dan Kasasi.
Demikian surat kuasa dan kekuasaan ini dapat dialihkan kepada orang lain dengan hak substitusi dan seterusnya menurut hukum, seperti yang dimaksud dalam Pasal 1812 KUH Perdata dan menurut syarat-syarat lainya ditetapkan dalam Undang-undang.

                                                                                                PKL.KERINCI, 4 Desember 2012

Materai
6.000
 
PENERIMA KUASA
PEMBERI KUASA


1.         Prof. Dr. Willy ponco , S.H. M.Hum


ANGGA








KANTOR HUKUM
ADVOKAT/PENGACARA & KONSULTAN HUKUM
AFRIZAL, S.H., M.HUM & TROL OF LAW
JL. PEPAYA, NO. 109, PKL. KERINCI

SURAT KUASA
No. 321/SK.KHS/PTUN/IXI/2012
Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama              : Haizel Raken
Jabatan           : Kepala Badan Pertanahan Nasional
Alamat             : Jl. pepaya , No. 109, PKL.Kerinci
Selanjutnya disebut PEMBERI KUASA.
Dalam hal ini memilih domisili hukum di kantor kuasanya tersebut di bawah ini, menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa penuh kepada, Sjahrul, S.H., M.Hum, Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum Advokat/Pengacara dan Konsultan Hukum “AFRIZAL, S.H., M.HUM & TROL OF LAW”, beralamat di Jl. pepaya , No. 109, PKL. Kerinci, untuk selanjutnya disebut sebagai PENERIMA KUASA.
---------------------------------------------- KHUSUS -------------------------------------------
Untuk dan atas nama pemberi kuasa, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama mengurus kepentingan pemberi kuasa untuk mengurus perkara : “Atas diterbitkannya Surat Keputusan Tata Usaha Negara No. 780/SK/TUN/VII/2011 tertanggal 4 JANUARI 2011, Tentang penolakan penerbitan Sertifikat atas sisa tanah 250 M² atas nama ANGGA oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional PKL. Kerinci”.
 Untuk itu penerima kuasa dikuasakan untuk melakukan perbuatan hukum untuk mengajukan gugatan, menghadap pejabat-pejabat, menghadap maupun mengadiri semua persidangan di Pengadilan, menghadap instansi-instansi, menghadap hakim-hakim, mengajukan dan menandatangani surat-surat, mengajukan segala permohonan, mengajukan segala keterangan yang di perlukan, mengajukan bukti-bukti surat maupun saksi-saksi, mengajukan memori banding atau kontra memori banding, mengajukan memori kasasi atau kontra memori kasasi, mengadakan perdamaian dengan syarat-syarat yang dianggap baik oleh yang diberi kuasa dengan malakukan perbuatan hukum berupa pencabutan gugatan, meminta penetapan-penetapan, izin membaca berita acara perkara, dan segala perbuatan lain yang penting dan berguna sehubungan dengan menjalankan perkara, serta dapat melakukan perbuatan yang umumnya dapat dilakukan oleh penerima kuasa/wakil untuk kepentingan diatas, juga mengajukan Banding dan Kasasi.
Demikian surat kuasa dan kekuasaan ini dapat dialihkan kepada orang lain dengan hak substitusi dan seterusnya menurut hukum, seperti yang dimaksud dalam Pasal 1812 KUH Perdata dan menurut syarat-syarat lainya ditetapkan dalam Undang-Undang.

                                                                                                PKL.Kerinci, 4 Desember 2012

Materai
6.000
 
PENERIMA KUASA
PEMBERI KUASA


1.                                      AFRIZAL, S.H., M.Hum


Haizel Raken

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar